Ciri – Ciri dan Memperbaiki Komponen CDI dan Pulser Sudah Lemah

Ciri – Ciri dan Memperbaiki Komponen CDI dan Pulser Sudah Lemah – Selamat dating kembali di situs spekengine.com. Hari ini kami akan memberikan informasi mengenai ciri – ciri CDI dan pulser pada motor yang mengalami kelemahan. Seperti yang telah kita ketahui bahwa komponen elektronik, memang membuat kita ribet jika mengalami kendala di tengah perjalanan. Akan tetapi jika anda mengetahui tandanya, beberapa komponen seperti CDI dan pulser pada sepeda motor biasanya ada ciri – ciri atau tanda jika komponen tersebut sudah lemah atau samai rusak. Jika sudah mengalami hal tersebut maka perbaikilah atau menggantinya yang baru.

Advertisement

Tanda CDI dan pulser sudah lemah

Pada komponen pulser dan cdi yang terkadang mati begitu saja, ya namanya juga komponen elektronik. Namun komponen tersebut memiliki tanda – tanda ketika mengalami lemah. Hal tersebut bisa anda ketahui ketika anda membawa motor anda dengan kecepatan tinggi, sama seperti busi yang akan mengalami rusak atau mati. Jika anda menemui kondisi seperti itu, pertama anda ganti terlebih dahulu busi pada motor anda untuk memastikannya apakah penyebab tersebut berada pada busi. Jika masih terasa berat saat di bawa melaju kencang, waspadalah mungkin komponen CDI yang sudah lemah.

Ciri - Ciri Komponen CDI dan Pulser Sudah Lemah

Untuk komponen pulser yang lemah, gejala yang di rasakan pada motor anda yakni hamper sama dengan CDI yaitu mesin akan mengalami pengurangan pada performa dan akan mengalami det-detan. Hal tersebut sama dengan efek pada CDI yang lemah, akan tetapi pada komponen pulser terkadang pada putaran bawah dan atas mengalami hal tersebut. Maka dari itu segeralah anda melakukan perbaikan dan pemeriksaan ketika ada yang abnormal pada mesin. Ada satu kunci untuk menghindar dan mencegah mogok ketika di perjalanan. Nah, untuk melakukan pengecekan CDI yakni menggunakan alat AVOMETER, dan bisa juga di lakukan dengan cara berikut.

Cara Pengetesannya :

  1. Pertama anda setel terlebih dahulu Avometer pada sinus 200 Volt
  2. Kabel yang berwarna merah pada avometer di hubungkan ke kabel CDI yang menuju ke koil
  3. Nah, pada kabel hitam Avometer anda hubungkan ke masa atau bodi motor.
  4. Setelah itu nyalakan motor anda dengan kick starter ataupun menggunakan starter, lalu anda lihat di avometer apakah ada arus/ tegangan yang keluar atau tidak.
  5. Jika tidak ada maka CDI yang mengalami kerusakan, dengan catatan tegangan atau arus listrik dari sepul dan pluser ada yang mengalir ke CDI. Maka dari itu sebelumnya cek terlebih dahulu arus tersebut, caranya sama seperti di atas, hanya saja kabel yang berwarna merah pada avometer di hubungkan ke sepul yang menuju ke CDI.
  6. Jika tidak ada avometer, coba lah kabel CDI yang menuju ke coil di sambungkan ke bodi besi motor, terus nyalakan motor kembali dengan di starter atau kick starter. Jika ada percikan bunga api berarti CDI masih layak pakai. Nah, jika tidak ada percikan bunga api berarti CDI mengalami kerusakan. Dengan catatan arus/tegangan kelistrikan dari sepul dan pulser ada yang mengalir ke CDI.
  7. Akan berbeda jika putaran mesin tersendat di putaran atas, itu berarti kendalanya di coil yang masih mengeluarkan arus tengan tinggi tetapi tidak sanggup melayani frekwensi tinggi, sehingga untuk lompatan apinya terputus – putus, begitu juga dengan putaran gas di turunkan mesin akan kembali normal.

Nah, itulah beberapa informasi yang bisa kami ulas untuk anda mengenai ciri – ciri atau kendala CDI dan pulser sudah mengalami lemah dan harus di perbaiki. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda.

Tagged As:

    penyebab pengapian motor lemah,ciri ciri cdi rusak,ciri ciri cdi mati,ciri ciri spul motor lemah,ciri cdi rusak pada motor,ciri cdi rusak,pulser motor,ciri cdi motor rusak,ciri cdi lemah,ciri ciri cdi motor lemah
Ciri – Ciri dan Memperbaiki Komponen CDI dan Pulser Sudah Lemah | wahyudin nawali | 4.5