Inilah Cara Kerja Sistem Rem ABS Di Mobil

Inilah Cara Kerja Sistem Rem ABS Di Mobil – Pada kendaraan mewah saat ini tentunya banyak fitur – fitur canggih yang telah di terapkan dan salah satunya yaitu fitur pengereman yang menggunakan teknologi ABS (Anti Break Sistem). Teknologi tersebut memungkinkan anda pada saat pengereman yang mendadak, atau pada kecepatan tinggi atau juga pada saat hujan yang membuat jalan licin, teknologi tersebut mampu memberikan kenyamanan dan keamanan dalam pengereman. Sekarang ini teknologi tersebut tidak hanya di terapkan di kendaraan roda empat saja, namun di sepeda motor juga sudah di terapkan, salah satunya di motor – motor sport.

Advertisement

Sebenarnya sistem tersebut sudah lama di terapkan, terutama untuk kendaraan balap, tanpa menggunakan sistem ABS, pengemudi propesional pun akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan mobil atau juga motor yang sudah menggunakan sistem pengereman ABS. Lantas bagaimanakah prinsip cara kerja teknologi sistem rem ABS (Anti Break Sistem) ? Berikut ini kami, spekengine.com akan memberikan informasi mengenai cara kerja sistem rem ABS.

Cara Kerja Sistem Rem ABS Di Mobil

Inilah Cara Kerja Sistem Rem ABS (Anti Break Sistem) Pada Mobil

Sistem pengereman tersebut mempunyai 4 komponen utama yang saling berkaitan satu sama lain. Ke empat komponen tersebut mempunyai fungsi yang berbeda – beda, komponen tersebut yaitu.

Sensor Kecepatan

Sensor kecepatan ini berfungsi untuk membaca kecepatan putaran roda, letak sensor ini terdapat di setiap roda ataupun di diferensial (Tergantung produk dari pabrikannya).

Katup Pengereman

Pada setiap jalur minyak rem telah terdapat katup, dan katup tersebut telah di kendalikan atau di oprasikan oleh komputer atau kontrol ABS. Secara umum katup rem tersebut mempunyai tiga posisi yang berbeda.

  • Posisi katup pertama yaitu dalam posisi terbuka penuh, sehingga tekanan yang di hasilkan oleh minyak rem secara penuh akan di teruskan ke rem.
  • Posisi katup ke dua yaitu katup akan menghalangi tekanan pada minyak rem, sehingga tekanan tidak akan telanjutkan ke rem meskipun pengemudi menekan pedal rem.
  • Posisi katup ke tiga yakni, akan menghalangi sebagian dari tekanan minyak rem, sehingga tekanan cuma setengah yang di teruskan ke rem, meskipun pengemudi menekan pedal rem secara penuh atau full.

Pompa

Pompo dalam sistem ABS ini berfungsi untuk mengembalikan tekanan pada jalur pengereman yang telah di lepaskan oleh katup ke rem.

Kontroler atau Komputer

Fungsi dari Kontroler atau komputer tersebut yaitu adalah otak yang mengendalikan komponen katup dan mengolah data dari sensor kecepatan.

Pada sensor kecepatan tersebut nantinya akan membaca kecepatan mobil anda, setiap kali mobil anda bergerak, dan sensor tersebut akan mengirimkan data ke pada komputer, untuk mobil berhenti secara normal di kecepatan 100 km/j, hal tersebut akan di perlukan waktu selama 5 detik. Ya, tentu saja ketika melakukan pengereman normal, tidak akan terjadi penguncian roda kendaraan. Beda ceritanya jika kita melakukan pengereman mendadak, maka roda akan terkunci. Waktu yang di butuhkan untuk roda terkunci yaitu kurang lebih satu detik.

Pasalnya komponen kontroler telah di program, untuk bisa menghentikan kendaraan secara maksimal atau penuh, terkuncinya roda ketika pengereman tidak boleh terjadi. Sebelum roda mobil anda terkunci, kontroler akan mendapatkan data dari sensor kecepatan dan akan memberitahu atau memmerintahkan katup menghalangi tekanan, dengan cara mengambil katup posisi ke dua atau ke posisi tiga., sesuai dari perintah dari kontroler. Nah, apabila roda terdeteksi oleh sensor kecepatan, kontroler tersebut akan memerintahkan katup untuk mengambil posisi satu, yang akan membuat tekanan dari minyak atau oli rem kembali dan di lanjutkan ke rem. Cara Kerja Rem ABS di atas terjadi sangat cepat, rata – rata sistem ABS pada kendaraan mobil sekarang mampu melakukan 15 kali proses tersebut dalam satu detik.

Pencarian Terpopuler:

  • cara kerja rem ABS
  • cara kerja abs
  • sistem rem abs
Inilah Cara Kerja Sistem Rem ABS Di Mobil | wahyudin nawali | 4.5
error: Content is protected !!